Pemkot Makassar

Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 05 November 2026 17:24

Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu

JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, Makassar berhasil meraih Penghargaan Parasamya Karya Kencana Tahun 2026 sebagai Pengelola Program Keluarga Berencana (KB) Terbaik I Nasional.

Prestasi ini menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.

Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan Makassar dalam mengembangkan program keluarga berencana melalui penguatan pelayanan, inovasi, dan keterlibatan masyarakat.

Penghargaan bergengsi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) itu diserahkan pada puncak GENTING Collaboration Summit 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin diwakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, yang hadir menerima langsung penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin. Kota Makassar berhasil meraih Terbaik Pertama Parasamya Karya Kencana Tahun 2026,” ungkap Andi Irwan seusai menerima penghargaan.

Capaian tersebut bukan sekadar pengakuan atas keberhasilan meningkatkan kepesertaan keluarga berencana. Lebih dari itu, penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membangun sistem pelayanan yang berkualitas, memperkuat pengelolaan program, serta menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Andi Irwan menjelaskan, Parasamya Karya Kencana merupakan salah satu bentuk apresiasi tertinggi Kemendukbangga/BKKBN kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengelola dan mengembangkan program pembangunan keluarga serta keluarga berencana.

Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari capaian kepesertaan KB, kualitas pelayanan, kesehatan reproduksi, pelayanan kependudukan, hingga kemampuan daerah melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata.

Enam Inovasi Jadi Keunggulan Makassar

Salah satu faktor penting yang mengantarkan Makassar meraih peringkat pertama nasional adalah enam inovasi unggulan yang dipresentasikan DPPKB dalam proses penilaian oleh panelis independen dari pemerintah pusat.

Keenam inovasi tersebut meliputi Alokon Ekspres, SIKED, MASIGA, MABARANI, SIMPONI KEREN, dan BELATI.

Menurut Andi Irwan, seluruh inovasi tersebut dirancang untuk menjawab persoalan pelayanan sekaligus memperkuat pembangunan keluarga di berbagai kelompok usia.

Alokon Ekspres, misalnya, merupakan layanan respons cepat distribusi alat dan obat kontrasepsi (alokon) untuk mencegah kekosongan stok. Melalui sistem one-day service, kebutuhan alokon yang diterima langsung ditindaklanjuti dengan penyaluran.

Sementara SIKED atau Sistem Informasi Kinerja Kader dikembangkan sebagai instrumen digital untuk mendokumentasikan dan memantau kinerja kader secara lebih terukur.

Adapun MASIGA atau Manajemen Sistem Informasi Keluarga menghadirkan pengelolaan data berbasis aplikasi guna mendukung proyeksi sasaran dan kebutuhan pelayanan keluarga berencana.

Pada aspek pembinaan generasi muda, DPPKB menghadirkan MABARANI, sebuah program edukasi yang mendorong remaja Makassar agar lebih berani dan terarah dalam merencanakan masa depan.

Sedangkan SIMPONI KEREN difokuskan pada penguatan serta pendampingan keluarga dengan orang tua tunggal atau single parent.

Satu inovasi lainnya, BELATI atau Beranda Lansia Produktif, diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.

Berdasarkan data DPPKB Kota Makassar, persentase peserta KB aktif terhadap pasangan usia subur (PUS) meningkat dari 64,52 persen pada 2023 menjadi 68,46 persen pada 2025.

Peningkatan juga terlihat pada penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), dari 27,75 persen menjadi 35,19 persen dalam periode yang sama.

Capaian tersebut memperlihatkan semakin kuatnya upaya pemerintah daerah dalam mendorong pelayanan keluarga berencana yang berkualitas, sekaligus memperluas pilihan masyarakat terhadap metode kontrasepsi sesuai kebutuhan.

Tidak hanya berfokus pada kepesertaan KB, DPPKB juga memperkuat keterlibatan masyarakat melalui kelompok kegiatan pembangunan keluarga.

Program tersebut mencakup Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), serta Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

“Capaian ini memperlihatkan bahwa penguatan program KB tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah peserta, tetapi juga pada keterlibatan keluarga dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat,” katanya.

Andi Irwan menegaskan, penghargaan nasional tersebut merupakan hasil kerja kolektif Pemerintah Kota Makassar melalui penguatan kualitas pelayanan, pemanfaatan data, pengembangan inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Keberhasilan pengelolaan KB bukan hanya tentang capaian, tetapi tentang mutu layanan, pilihan yang sadar, data yang valid, dan inovasi yang benar-benar berdampak,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, prestasi ini semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam membangun keluarga berkualitas melalui pelayanan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari implementasi visi Makassar MULIA (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

Bagi DPPKB Kota Makassar, penghargaan Terbaik I Nasional ini memiliki makna tersendiri karena diraih menjelang momentum bersejarah Kota Makassar yang akan memperingati hari jadinya ke-419 pada 9 November 2026.

“Alhamdulillah, Penghargaan Parasamya Karya Kencana ini menjadi kado dari DPPKB untuk HUT Kota Makassar 2026,” pungkas Andi Irwan.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...
Metro05 November 2026 15:38
Pokja Bunda PAUD Makassar Studi Tiru ke Bali, Dalami Penguatan Karakter dan Pembelajaran PAUD
DENPASAR, TROTOAR.ID — Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kota Makassar memperluas upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini dengan menyer...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...