Festival Sarung PKK Kebanggaan untuk Dilestarikan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 21 April 2019 16:02

Festival Sarung PKK Kebanggaan untuk Dilestarikan

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, menilai, kegiatan festival sarung yang diselenggarakan PKK Sulsel merupakan sebuah kebanggaan untuk terus dilestarikan.

“Pagi ini kita bersyukur kepada Allah SWT. Alhamdulillah kita diberikan cuaca yang sangat cerah ini, dan ini adalah sebuah kegiatan yang tentu jadi kebanggaan kita karena akan melestarikan pemakaian sarung dan itu menjadi kebanggaan kita sejak dulu,” ungkap Nurdin Abdullah dalam sambutannya, pada acara Festival Sarung, di Jalan Jendral Sudirman, Makassar, Minggu (20/4).

Baca Juga  Drainase, Pendestrian Dan PK5 Kini Jadi Perhatian Pj Walikota Makassar

Nurdin Abdullah meminta kepada seluruh hadirin untuk melepaskan secara simbolis kegiatan yang bertajuk dorongan untuk para wanita di Sulsel khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

“Izinkan saya melepaskan sepeda santai dengan menggunakan sarung, dan sekaligus jalan santai. Tentu dengan kostum kita hari ini sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Izin saya melepaskan dengan memohon kepada Allah SWT, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar. Bismillahirrahmanirrahim,” kata mantan Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Baca Juga  Inovasi Tanpa Batas; Wagub Bersama Rektor Melepas KKN Unhas 2019.

Alumni Unhas Makassar ini juga berharap, kedepannya masyarakat Sulsel bisa lebih antusias lagi untuk menggunakan sarung kebanggaan. Terlebih pada saat momentum memperingati Hari Kartini.

“Mudah-mudahan hari ini, menjadi hari yang sangat membanggakan kita, untuk kembali menggunakan sarung kebanggaan kita, dan tentu ini juga dalam rangka untuk memperingati Hari Kartini, dalam rangka emansipasi wanita,” jelasnya.

Baca Juga  Warga Sidrap Segera nikmati BPJS Gratis

Menurut Nurdin Abdullah, festival sarung adalah untuk mengangkat nilai ekonomis masyarakat Sulsel. Jadi, bagaimana kita terus berinovasi untuk membuat corak dan sebagainya. Begitu juga untuk mengatasi mengenai kebutuhan bahan baku.

“Kita akan perbaiki, jadi termasuk ulatnya, murbei, industri pengolahan masih sangat tradisional. Sekarang kita mau pilih mana, kita mempertahankan model tradisional atau kita mengembangkan industri moderen,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Pemerintahan21 April 2019 16:02
Festival Sarung PKK Kebanggaan untuk Dilestarikan
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...