Pemkot Makassar Amputasi 386 Tenaga Kontrak

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 03 Desember 2019 02:40

Dua ASN Pemprov Sulbar Terseret Kasus Uang Palsu, Polisi Amankan Barang Bukti Rp11 Juta
Dua ASN Pemprov Sulbar Terseret Kasus Uang Palsu, Polisi Amankan Barang Bukti Rp11 Juta

TROTOAR. ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui badan Kepegawaian Daerah (BKD) memutus masa kerja tenaga kontrak sebanyak 386 yang bertugas di bidang teknis di sejumlah OPD 

Pemutusan kontrak kerja terhadap ratusan tenaga kontrak berdasarkan hasil sudut Inspektorat dan rekomendasi pemutusan kerja kepada 386 pekerja. 

Pelaksana Tugas Badan Kepegawaian Pemerintah dan Sumber Daya Manusia  BKPSDM Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan jumlah tersebut berdasarkan dari hasil sudut inspektorat, dimana ditemukan perbedaan jumlah tenaga kontrak dengan fakta yang ada di lapangan

Baca Juga  Danny Pomanto Serukan Demokrasi Damai dan Tanpa Intimidasi Jelang Pilkada dalam GMSSB

“Jadi yang diputus kontraknya, adalah mereka yang dianggap siluman sehingga SKnya kita tidak perpanjang, ” Katanya 

Diketahui untuk jumlah tenaga kontrak yang ada di makassar mencapai 8.862, dan 386 merupakan mereka yang diduga sebagai tenaga kontrak siluman 

Baca Juga  Bahas Evaluasi PSBB, Gubernur Sulsel Bersama Pj Walikota Makassar Bertemu

“Jadi ada selisih sekitar 386 orang dari jumlah tenaga kontrak yang terdata di kita yakni 8.862 orang. Jadi, secara otomatis itu kita tidak terbitkan SK perpanjangannya,” kata Basri

Lanjut Basri meski dianggap sebagai tenaga kontrak siluman, namun pihaknya tifak menyiapkan hal tersebut jika mana yang bersangkutan tidak pernah menerima honor yang dianggarkan melalui APBD. 

Baca Juga  Kondisi TPA Memprihatinkan, Wakil Wali Kota Makassar Minta Warga Pilah Jenis Sampah

Sebab jelas dia seperti pada kejadian sebelumnya juga ada hal yang sama ditemukan, hingga beberapa tenaga kontrak menyatakan mengundurkan diri. 

“Idealnya kita nanti akhir tahun baru diperpanjang. Bisa saja ada yang sudah berhenti tapi itukan dilaporkan oleh SKPD setiap akhir tahun. Jadi, ini tidak ada masalah yang penting mereka tidak menerima gaji,” ucapnya (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...
Metro06 November 2026 13:51
Dukcapil Makassar Tembus Tiga Pulau Terluar, Petugas Rela Bermalam Demi Layani Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah. Prinsip itulah yang ki...