JRM Digeser Dari Pimpinan Komisi

Suriadi
Suriadi

Senin, 07 Desember 2020 13:58

JRM Digeser Dari Pimpinan Komisi

TROTOAR.ID, MAKASSAR — DPD 1 Partai Golkar Sulawesi Selatan benar benar tegas dan serius menertibkan kader kadernya yang tidak sejalan dengan kebijakan DPP Partai Golkar.

Atas tindakannya yang melawan usungan partai, legislator Golkar DPRD Sulsel asal Tana Toraja, John Rende Mangontan (JRM), kini dicopot dari jabatan, baik sebagai Ketua Komisi D bidang pembangunan, maupun sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Sulsel.

Hal itu dibenarkan sekretaris Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Rahman Pina. “Iya betul. Ini bentuk pembinaan kepada anggota fraksi yang tidak taat menjalankan perintah partai. Baik yang terkait Pilkada, maupun kebijakan partai lainnya,” kata Rahman Pina, Senin 7 Desember 2020.

Baca Juga  Tolak UU CILAKA, HMI Cagora Blokade Jalan S Alauddin

Surat pencopotan John Rende itu, telah disampaikan ke Ketua DPRD untuk ditindaklanjuti. “Sudah, sudah. Suratnya sudah  di meja  bu Ketua DPRD,” kata Rahman.

Mantan legislator DPRD Makassar dua periode ini menjelaskan, fraksi sebagai perpanjangan tangan partai, ingin semua anggota fraksi bisa tertib dan tidak keluar dari arah kebijakan yang telah diputuskan. Kebijakan ini juga untuk menjaga wibawa dan marwah Partai Golkar sebagai partai besar.

Tidak boleh ada bergerak atas keinginan sendiri. Sebagai partai besar, modern, dan disegani. Aturan partai harus ditegakkan, dan menjadi warning bagi kader lainnya,” kata Rahman Pina yang juga adalah Ketua  AMPG Sulsel ini.

Baca Juga  Korban Selamat: Pak Masih Ada Temanku Didalam Tolong ki Pak

Seperti ramai diberitakan, John Rende dianggap melawan putusan partai saat menghadiri konsolidasi pemenangan usungan Golkar di Tana Toraja awal pekan lalu. Ia ogah mengangkat dua jari  simbol nomor urut Nicodemus Biringkanae- Viktor Datuan Batara (Nico- Viktor)  yang diusung Golkar. Walaupun akhirnya menurut setelah  dipaksa oleh  Ketua DPD 1 Golkar Sulsel, Dr H Taufan Pawe untuk mengangkat dua jari di depan pengurus Golkar Tana Toraja.

Baca Juga  Naas, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam Laut Polewali, Ditemukan 50 Meter dari Bibir Pantai

Setelah kasus tersebut, John Rende menyampaikan permohonan maaf. Namun selepas acara itu, John Rende malah hadir lagi di acara kampanye kandidat lain dan menjelek jelekkan jagoan Golkar.  Ia juga menyampaikan kalau perlawanannya itu didukung DPP dan Mahkamah Partai Golkar.

Ditanya terkait kemungkinan adanya PAW John Rende, Rahman Pina menyerahkan ke DPD 1 Golkar.

“Itu kewenangan partai. Tugas kami di fraksi  sebagai etalase terdepan adalah mengamankan setiap kebijakan partai,” terang Rahman Pina.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...