TROTOAR.ID, MAKASSAR — Salah seorang terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 anti teror Mabes Polri merupakan Narapidana yang pernah mendekam selama tiga tahun dalam kasus terorisme
MT ditembak mati saat hendak di tangkap melakukan penyerangan kepada personil Densus 88 yang dibantu tim gegana Polda Sulsel, di jalan Malengkeri Makassar
“Pelaku yang ditembak mati tersebut adalah Narapidana dalam kasus terorisme dan dia menjalani hukuman selama 3 tahun penjara, di Rutan Kelas I Makassar dan baru bebas pada 2016 silam,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan ketika dikonfirmasi, Kamis.
Baca Juga :
MT dikatakan merupakan jaringan teroris Villa Mutiara Makassar yang terkait dengan aksi bom bunuh diri di halaman depan Gereja Katedral Makassar.
MT juga tercatat pernah melakukan pelemparan bom kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang kala itu masih menjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), pada tahun 2013 silam.
“Inisialnya MT. Betul, terduga merupakan eks napi pelemparan bom di acara Syahrul pada 2013. Vonisnya tiga tahun dulu,” katanya.
Dia menjelaskan, MT merupakan terduga teroris dari kelompok yang sama dengan pelaku bom bunuh diri di depan gerbang Gereja Katedral Makassar. Yakni, kelompok jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berada di Villa Mutiara Cluster Biru, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
“Jaringan yang sama dengan pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar. Kelompok Villa Mutiara yang mana kita tahu jaringan JAD dan ISIS,” kata dia



Komentar