Ketua DPD I Golkar Taufan Pawe: Ini Sangat Sakral!

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 21 April 2021 20:40

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

TTOTOAR.id—Pemerintah Kota Parepare menggelar Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Triwulan I Kota Parepare. Rapat yang dibuka oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe ini digelar di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jalan Jenderal Sudirman, Parepare, Rabu 21 April 2021.

Taufan Pawe dalam sambutannya mengatakan, rapat monitoring dan evaluasi merupakan hal yang sangat sakral bagi pemerintah daerah. Karena hal tersebut untuk mengetahui kinerja SKPD apakah sudah mencapai target atau tidak.

“Rapat monev ini sangat sakral. Karena disini kita bisa potret kinerja kita selama tiga bulan untuk melihat apakah secara menyeluruh capaian kita atau target kita terwujud. Disini juga kita mengetahui regulasi-regulasi yang baru dan wajib kita pahami,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini menekankan, seluruh pengguna anggaran Pemkot Parepare untuk memahami Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130/PMK.07/2019 tentang pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, dan penerapannya melalui aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN). Mengingat, aplikasi ini membantu penggunaan DAK Fisik bisa berjalan cepat.

“Apakah kita pahami semua ini. Kalau tidak dipahami mana mungkin tata kelola penggunaan DAK Fisik bisa mencapai target. Jangan monev ini hanya untuk menggugurkan kewajiban kita namun tidak menangkap substansi masalahnya,” tegas kepala daerah berlatar belakang profesional hukum itu.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini meminta, rapat monitoring dan evaluasi selanjutnya harus ada persentase dari SKPD yang meraih capaian kinerja tertinggi dan SKPD dengan capaian kinerja terendah. Persentase itu bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang membuat peningkatan kinerja atau mengetahui kendala-kendala serapan anggaran yang dialami SKPD.

“Monev berikutnya saya minta SKPD mempersentasekan plus minus tiga bulan kinerjannya. Kalau dia capaiannya tinggi kita dengar dan kita ikuti. Kalau kurang, kita rumuskan untuk dibenahi. Monev harus ada edukasi. Ada hal baru yang kita dengar dan semangat baru untuk kita implementasikan,” jelasnya.

Sementara laporan Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha yang dibacakan oleh Sekretaris Bappeda, Zulkarnaen Nasrun menyebutkan, capaian kinerja tertinggi Kegiatan Pembangunan Triwulan I Kota Parepare diantaranya BKPSDM, Dinas Pendidikan, dan Kecamatan Bacukiki.

“Semoga capaian serapan anggaran kita kedepan bisa lebih maksimal. Proyek-proyek bisa dipercepat terutama pada pelelangan. Sehingga progam yang sudah dianggarkan secepat mungkin bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Lutfi/Trotoar)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen11 September 2026 19:48
Dinilai Paling Aktif dan Kritis, Anggota DPRD Sulsel Ini Diganjar Penghargaan
MAKASSAR, Trotoar.id — Badan Kehormatan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada salah seorang anggota DPRD Sulsel yang dinilai ...
Daerah11 September 2026 19:35
3.054 PPPK Paruh Waktu Bulukumba Bakal Bergaji Minimal Rp750 Ribu
BULUKUMBA, Trotoar.id — Sebanyak 3.054 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Bulukumba bakal mendapat angin seg...
Daerah11 September 2026 19:32
Lantik Enam Pejabat, Bupati Barru Tekankan Lurah Jangan Jaga Jarak dengan Warga
BARRU, Trotoar.id — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari meminta para lurah yang baru dilantik tidak sekadar duduk di belakang meja. Mereka dituntut t...
Nasional11 September 2026 19:13
Indonesia Jadi Tujuan Utama Mahasiswa Australia, NCP Cetak Rekor Peserta pada 2026
JAKARTA, Trotoar.id — Indonesia semakin menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Australia di bidang pendidikan. Dalam program New Colombo Plan ...