KPK Monitor Risiko Korupsi Lewat e-SPI, Pemda Lutra Siapkan Ribuan Data Pegawai

Suriadi
Suriadi

Kamis, 27 Mei 2021 12:06

KPK Monitor Risiko Korupsi Lewat e-SPI, Pemda Lutra Siapkan Ribuan Data Pegawai

Trotoar.id, Luwu Utara — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memetakan dan memonitor risiko korupsi pegawai di Lingkup Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Survei Elektronik Penilaian Integritas (e-SPI).

Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran risiko korupsi dan perbaikan sistem antikorupsi. Dalam SPI elektronik atau SPI daring ini, KPK melibatkan BPS dan Pemda sebagai narahubung teknis kegiatan SPI di daerah.

Salah satu tugasnya adalah mengoordinasikan kegiatan SPI di internal Pemda. Narahubung teknis ini kemudian dikenal dengan sebutan Pic In Charge (PIC), atau pejabat yang ditunjuk langsung oleh Kepala Daerah sebagai narahuhung atau penghubung kegiatan SPI di daerah. Jumlahnya berkisar 3 – 5 orang. Nah, bagaimana kesiapan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara dalam e-SPI ini dan sejauh mana kesiapannya?

Baca Juga  Sosialisasi Sekolah Siaga Bencana, Indah Dorong Pengurangan Risiko Berbasis Komunitas

Inspektur Inspektorat Luwu Utara melalui Sekretarisnya, Sofyan Hamid, mengatakan bahwa Pemda Luwu Utara kini tengah menyiapkan data seluruh pegawai yang akan disurvei langsung oleh Tim SPI KPK secara daring.

“Ada 5.000-an pegawai di Luwu Utara yang sementara kami input datanya bersama BKPSDM,” kata Sofyan. Menurutnya, penginputan data pegawai tak mudah, karena banyak variabel yang harus diisi dalam formulir data populasi SPI pegawai.

“Ada sekitar 5.000-an pegawai yang datanya sementara kami kelola bersama BKPSDM. Data ini harus kami masukkan ke KPK melalui format sof tcopy paling lambat 15 Juni 2021 mendatang,” sebut Sofyan.

Baca Juga  Syahrul Dilantik Jadi Mentan, Ini Kata Mitra Fachruddin MB

Variabel apa saja yang ada dalam formulir tersebut? Sofyan menyebutkan, ada nama pegawai, nomor handphone/whatsApp pegawai, dan alamat email. Data ini menjadi variabel penting, sekaligus sebagai data primer untuk memudahkan survei nantinya.

Sofyan menambahkan, data lain yang harus diisi adalah data jabatan dan masa kerja pegawai. Data ini, kata dia, akan menjadi dasar Tim SPI KPK untuk memilih responden pegawai sesuai kriteria yang dibutuhkan SPI.

“Tim SPI KPK yang akan menghubungi satu per satu pegawai secara acak atau random, tapi dengan mempertimbangkan jabatan pegawai bersangkutan dan masa kerjanya. Bisa pegawai di Perangkat Daerah, bisa di Puskesmas, bisa di kecamatan dan kelurahan,” jelas mantan Kabag Hukum Setda Luwu Utara ini.

Baca Juga  Tim Verifikasi Kabupaten ODF Temui Bupati Luwu Utara

Masih Sofyan, pihaknya saat ini terus melakukan sosialisasi terkait SPI daring. Hal tersebut dilakukan agar seluruh pegawai tahu dan paham urgensi pelaksanaan SPI KPK.

“Kami juga intens melakukan sosialisasi SPI. Salah satunya lewat media sosial youtube,” terangnya.

Dia juga berencana akan memaksimalkan peran PPID di masing-masing Perangkat Daerah untuk membantu mensosialisasikan SPI kepada calon responden SPI.

“Kami juga akan mengerahkan PPID untuk membantu menyosialisasikan SPI KPK ini,” tandasnya. (LH)

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...