Rencana Kembangkan Kawasan Food Estate, Peneliti Kementan akan merujuk Model Pengembangan Sagu di Luwu

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 15 Juni 2021 16:34

Rencana Kembangkan Kawasan Food Estate, Peneliti Kementan akan merujuk Model Pengembangan Sagu di Luwu

Trotoar.id Belopa — Kementerian Pertanian RI berencana akan mengembangkan Kawasan Food Estate Sagu di beberapa daerah di Indonesia dan akan menjadikan model pengembangan sagu yang dilakukan petani di Kabupaten Luwu sebagai rujukan penerapan pada kawasan berskala besar tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang Tim Peneliti dari Balai Litbang Kementerian Pertanian RI, Dr I Ketut Ardana saat berkunjung ke Dinas Pertanian Kabupaten Luwu bersama dua rekannya, Dr Suci Wulandari dan Dr Saefuddin, Senin (14/6/2021)

Menurut I Ketut Ardana, kunjungannya ini merupakan yang ketiga kalinya semenjak kunjungan pertamanya pada 11 Mei 2021 untuk melakukan penelitian terkait Budidaya tanaman sagu, Pengolahan pasca panen dan Kelembagaan Kelompok Tani.

Baca Juga  Gelar Presentasi Monev Keterbukaan Informasi Publik, KI Sulsel Hadirkan OPD Lingkup Pemprov Sulsel

“Kunjungan kami ini adalah yang ketiga, hal ini karena ketertarikan kami terhadap aktifitas petani sagu yang tergabung dalam kelompok tani Kalo Koteng binaan Dinas Pertanian Luwu yang berlokasi di Desa Langkidi Kecamatan Bajo”, kata I Ketut Ardana

Menurutnya, hanya di Kabupaten Luwu yang petaninya menggunakan model terintegrasi dalam pengembangan budidaya tanaman sagu

Model Terintegrasi yang dimaksud adalah petani sekaligus pemilik pengolahan sagu secara terintegrasi membentuk mata rantai produksi, mulai dari panen, pengolahan bahan baku sagu, distribusi produk hingga pengolahan tepung sagu menjadi bahan siap konsumsi dikerjakan dalam satu lokasi

“Dari aspek ekonomi, model ini lebih menguntungkan karena petani mendapat nilai tambah sekitar Rp. 2 juta perbulannya. Dari aspek sosial, manfaatnya dapat menyerap tenaga kerja, mulai dari penebangan pohon kayu, hingga proses selanjutnya”, ungkap I Ketut Ardana

Baca Juga  Tangani Inflasi, Pemkab Luwu Serahkan Bantuan Bibit Cabai Dan Itik Ke Petani

Model terintegrasi seperti ini akan dijadikan percontohan Kementerian Pertanian dalam perencanaan pengembangan kawasan food estate sagu di Provinsi Riau dan Papua dengan skala yang lebih besar

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin Andi Picunang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian Kementerian Pertanian terhadap para petani yang ada di Kabupaten Luwu

“Alhamdulillah, ini semua berkat kerjasama para penyuluh pertanian dan para petani untuk tetap melestarikan dan mengembangkan pohon sagu di Kabupaten Luwu, meski kita sadari bahwa luasan tanaman sagu semakin berkurang karena adanya alih fungsi lahan sagu menjadi sawah. Data terakhir luas tanaman sagu adalah 1.340 Ha”, jelas Albaruddin

Baca Juga  Bupati Luwu Melantik 60 Orang Pejabat Administrator dan Pengawas

Salah seorang petani sagu, Naruddin yang menjadi obyek penelitian menjelaskan bahwa dirinya telah membeli lahan 8 Ha untuk membuka lahan tanaman sagu. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kurangnya kebutuhan bahan baku sagu.

“Setelah kami memproses sagu menjadi tepung sagu, kemudian kami mendistribusikannya ke pedagang, selebihnya kami olah sendiri menjadi kue jajanan yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Pangkaroan Bulawang. kue-kue ini lalu dijual dibeberapa Toko-toko”, jelas Naruddin

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...