Bupati Harap Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, dan tidak Berkerumun

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 29 Juni 2021 18:47

Pemda Luwu Utara
Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara terus mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka melawan pandemi COVID-19. 

Terbukti, hampir setiap hari, ribuan orang telah divaksin di Kabupaten Luwu Utara. Sekaligus ini menjawab tantangan pemerintah pusat agar setiap daerah minimal 1.000 orang yang telah divaksin. 

Antusiasme warga yang begitu tinggi terhadap vaksinasi menyisakan kekhawatiran akan membludaknya warga untuk divaksin, sehingga potensi kerumunan tak bisa dihindari. 

Nah, untuk menghindari kerumunan, Bupati Indah Putri Indriani kembali mengingatkan Satgas COVID-19, khususnya Tim Vaksinasi bersama Forkopimcam, untuk segera mengantisipasi terjadinya kerumunan tersebut. 

Baca Juga  Is certainly Your bitcoin Trading Application Reliable?

“Vaksinasi kita lakukan, saya harapkan tidak terlalu berkerumun. Tetap menegakkan protokol kesehatan, karena ingat, bukan berarti sudah divaksin, kita bebas melakukan apa saja, tapi tetap harus melaksanakan protokol kesehatan,” kata Indah usai mengikuti Rakor Pengendalian Penyebaran dan Penanganan COVID-19 di Ruang Command Center, Selasa (29/6/2021). 

Rapat yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian ini dilakukan secara daring, dan diikuti Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan serta para Kepala Daerah se-Indonesia.

Baca Juga  Tampil di F8 2022, Seniman Sulteng Kenang Aksi Kemanusiaan Warga Makassar

Protokol kesehatan yang dimaksud orang nomor satu di Luwu Utara ini adalah menggunakan masker, mengatur jarak, menghindari kerumunan, melakukan pembatasan mobilitas, kemudian mencuci tangan dengan menggunakan sabun di air yang mengalir. 

“Sekali lagi, penekanan ini penting, mengingat saat ini masih terjadi peningkatan angka penyebaran COVID-19. Untuk itu, saya minta ini menjadi atensi kita semua,” tegasnya.  

Baca Juga  Pesan Doni kepada Satgas Citarum Harum

Indah juga menegaskan, aktivitas lain yang menyebabkan terjadinya kerumunan harus tetap dihindari, seperti pesta pernikahan atau makan bersama dalam jumlah banyak. 

Dikatakannya, jika tetap melakukan pesta, maka harus disiplin protokol kesehatan, seperti membatasi jumlah tamu dan tidak menyajikan prasmanan dan menggantinya dengan kotak saja. 

“Kita belum mencabut edaran yang lalu. Jadi, kembali betul-betul ditegakkan. Kepada Relawan COVID-19 yang ada di desa/kelurahan, tolong ini menjadi perhatian kita bersama,” tandasnya. 

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...