PT Vale

Dinilai Tidak Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat Lutim, Legislator PKS Lutim Ini Setuju Kontrak Karya PT Vale Tidak Lagi Diperpanjang

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 21 September 2022 17:04

Dinilai Tidak Bermanfaat bagi Kesejahteraan Masyarakat Lutim, Legislator PKS Lutim Ini Setuju Kontrak Karya PT Vale Tidak Lagi Diperpanjang

Trotoar.id, Luwu Timur – Terkait polemik perpanjangan kontrak PT Vale di Sulawesi Selatan, anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur (Lutim) KH. Suardi Ismail dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutim ikut angkat suara.

Menurutnya, PKS adalah partai yang konsisten menyuarakan keadilan, karena itu adalah falsafah dasar perjuangan partai.

“Saya melihat keberadaan PT Vale di Luwu Timur selama ini memang belum banyak berbuat meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti yang kita harapkan. Bahkan masih banyak penduduk di Lutim yang berada dalam zona kemiskinan ekstrem”, ujar KH. Suardi Ismail yang juga Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutim, Rabu, (21/9).

Baca Juga  Cuekin Warga Yang Hendak Berjabat Tangan, Ketua DPRD Lutim Jadi Sorotan

Karenanya, dia setuju jika kontrak karya PT Vale tidak usah lagi dilperpanjang. Apalagi pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dengan perseroda sudah menyatakan siap untuk mengelola konsesi tambang seluas 108.000 hektar tersebut.

Namun KH. suardi Ismail menekankan agar para karyawan yang sudah mengabdikan dirinya di perusahaan tersebut bahkan memiliki karir yang bagus, tetap dipertahankan sesuai dengan strata jabatannya masing-masing.

“Begitupun dengan penghasilannya bahkan kalau perlu ditingkatkan”, imbuhnya.

Dia yakin, kalau pengelolaan lahan seluas 108.000 hektar tersebut diserahkan ke putra-putri daerah Sulsel untuk dikelola, khususnya di Luwu Timur, maka kemiskinan akan segera bisa ditekan bahkan dihilangkan.

Baca Juga  Diduga Langgar PD2LT, Jabatan ARifin Sebagai Ketua DPRD Terancam

“Karena tentu berbeda antara PT Vale dan perseroda. PT Vale adalah perusahaan besar multinasional, terlalu banyak tenaga asing yang harus dibayar mahal begitupun dengan para investor mereka yang butuh terus menghasilkan uang baik melalui profit perusahaan maupun di pasar saham. Sedangkan Perseroda bisa fokus untuk meningkatkan pendapatan bagi daerah, dan pengalokasiannya lebih maksimal ke peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat di Luwu timur khususnya. Karena memang itu tugas utama dari pemerintah. Sedangkan tugas utama dari perusahaan hanyalah memperkaya para pemilik perusahaan”, tegasnya.

Baca Juga  Usai Tembak Istri dan Anaknya, Anggota Polri Bunuh Diri dengan Menembak Kepalanya Sendiri

KH. Suardi Ismail berharap pemerintah pusat bisa lebih adil dan memperhatikan secara jujur bagaimana dampak yang dihasilkan dengan adanya perusahaan raksasa tersebut di Luwu Timut.

“Tentu bukan terkait pengelolaan lingkungan saja yang harus diukur, karena memang itu adalah kewajiban sebuah perusahaan untuk mengelola dampak lingkungannya. Tetapi yang harus diperhatikan apakah sebanding sumber daya yang dikelola dengan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat asli yang tinggal di daerah tersebut”, tandasnya. (*)

Penulis : Elu

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...