Pemda Luwu Utara

Luwu Utara Kembali Diterpa Banjir 20 Kios Terendam

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 27 Februari 2023 19:29

Luwu Utara Kembali Diterpa Banjir 20 Kios Terendam

Trotoar.id, Luwu Utara,- Luapan air yang terjadi pada Minggu (26/2) sore kemarin menyebabkan jalan menuju Kantor Bupati Luwu Utara tak bisa dilalui.

Bahkan, luapan tersebut merembes hingga ke Jalan Trans Sulawesi tepatnya di sepanjang jalan depan SPBU Baliase yang menyebabkan sekira 20 kios terendam banjir.

“Mudah-mudahan dengan kejadian banjir ini, membuat masyarakat yang sedang dan telah melakukan pembangunan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi berpikir ulang untuk melanjutkan dan menetap di lokasi tersebut,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ahmad Yani di Masamba, Senin (27/2).

Baca Juga  Dandim 1410 Salurkan 50 Paket Hazmat ke Pemkab Bantaeng

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini juga mengatakan, sesuai instruksi Bupati Luwu Utara, pihaknya akan segera melakukan edukasi sekaligus mengeluarkan surat edaran terkait bangunan depan SPBU Baliase yang tidak memiliki PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

“Terkait bangunan tersebut, kami pastikan tidak memiliki PBG. DPMPTSP tidak pernah mengeluarkan dan pasti menolak jika ada permohonan PBG di Ruang Terbuka Hijau,” tegasnya.

Sementara itu terkait dengan tambang yang diduga menjadi penyebab banjir, Ahmad Yani mengatakan izin tersebut akan berakhir di 2023 dan tidak akan diperpanjang lagi sesuai dengan instruksi Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Baca Juga  Habib Bahar: Kenapa Kalau Saya Hina Jokowi - Megawati, Mau Ditangkap Saya?!

“Setelah diinventarizir izin tambang (tanah timbunan) akan berakhir di 2023, dan saat ini DLH sedang bersurat ke Dinas ESDM dan DPMPTSP Provinsi untuk tidak memperpanjang ijinnya sesuai instruksi ibu bupati. Untuk ijin perumahan, kami juga sudah komunikasi dengan developernya. Dan akan dilakukan evaluasi terkait dokumen lingkungan khususnya saluran pembuang,” jelas Ahmad Yani.

Kepala Pelaksana BPBD Luwu Utara, Muslim Muchtar mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Intensitas hujan yang sangat tinggi kurang lebih dua jam terakhir, pukul 15.30 sampai 17.30 WITA menyebabkan jalan ke kantor bupati terputus tidak bisa dilalui kendaraan kurang lebih 1 jam. Kemudian box culvert kecil, sehingga tdk mampu menyalurkan debit air, yang diperparah dengan potongan kayu yang menyumbat box culvert sehingga air merembes hingga ke Jalan Trans Sulawesi depan SPBU Baliase,” kata Muslim.

Baca Juga  Anak Lima Tahun Ini Kegirangan Dapat Hadiah Sepeda Dari Gubernur Sulsel

Untuk penanganan mendesak, Muslim menyebut, dibutuhkan pelebaran saluran air/ box culvert, baik di Jalan Simpurusiang menuju kantor bupati, maupun saluran air yang ada di Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Baliase.

Penulis : Bayu

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...