Pemda Luwu

Hadirkan Variabel Pembeda, Surveior Akreditasi Minta PKM Larompong Terapkan SOP Penanganan Stunting.

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 14 November 2023 15:51

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Larompong menerima kunjungan tim Surveior Akreditasi dari Lembaga Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP) dalam rangka Re-Akreditasi Puskesmas Larompong, Selasa (14/11/2023).
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Larompong menerima kunjungan tim Surveior Akreditasi dari Lembaga Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP) dalam rangka Re-Akreditasi Puskesmas Larompong, Selasa (14/11/2023).

Trotoar.id, Larompong – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Larompong menerima kunjungan tim Surveior Akreditasi dari Lembaga Komite Akreditasi Kesehatan Pratama (KAKP) dalam rangka Re-Akreditasi Puskesmas Larompong, Selasa (14/11/2023).

Tim Surveior terdiri atas 2 orang yang diketuai oleh Muh. Aris Parma, SKM, M.Kes beserta anggotanya dr. H. Machmud Rompegading, yang akan melakukan survei akreditasi secara luring atau melihat langsung kegiatan dan pelayanan puskesmas selama 2 hari, 14-15 November 2023.

Kedatangan tim Surveior disambut langsung oleh Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Hakim, SH. MSi bersama anggota DPRD, Basaruddin, Sekretaris Dinas Kesehatan, H. Alimuddin, Kepala Puskesmas Larompong, Rezki Wahyudi Nur, Camat Larompong, Syahruddin Gafar, dan para Kepala Desa/Lurah se Kecamatan Larompong.

Usai acara penyambutan, tim Surveior dan pihak Puskesmas Larompong melakukan penyerahan pernyataan sebagai tanda dimulainya proses akreditasi.

Baca Juga  Berpartisipasi pada HPRL Ke 78, Kontingen Luwu Tampilkan Keanekaragaman Budaya

Dalam sambutannya, Ketua Tim Akreditasi, Muh. Aris menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi yang tercipta dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Luwu.

“Kami sangat apresiasi, dibeberapa tempat hanya diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan atau kepala bidangnya, tapi disini, ini sebagai anugerah kami sebagai surveior karena dihadiri langsung oleh ibu Ketua Forum Kabupaten Sehat, anggota DPRD, Camat, Kapolsek, Dandramil, para kepala desa dan Lurah. Ini luarbiasa dan terima kasih atas penyambutannya,” kata Muh. Aris

Dijelaskan, Survei Luring yang akan dilaksanakan Tim Akreditasi akan melakukan telusur ke jaringan puskesmas, diantaranya ke Pustu dan Posyandu untuk memperoleh informasi terkait pelaksanaan UKBM.

“Setelah telusur kami juga akan melakukan komunikasi dengan lintas sektor untuk menggali informasi terkait indikator prioritas mutu layanan, salah satunya stunting, serta akan melakukan diskusi bagaimana meningkatkan partisipasi Masyarakat dalam pengembangan program Kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga  Gegara Tebang Pohon di Kebunnya Sendiri, Tiga Petani di Soppeng Diproses Hukum

“Khusus penanganan stunting, Puskesmas Larompong harus membuat satu indikator, disetiap posyandu harus ada indikator yang jelas, baik melalui perpres maupun permenkes mengenai stunting.

Harus ada SOP penggunaan alat ukur, tinggi/panjang badan ataupun berat badan dan kader harus paham itu. Jadi Ketika itu hadir, maka di Puskesmas Larompong telah memiliki variabel pembeda diantara yang lain,” tutup Muh. Aris

Senada dengan tim surveior, Hj. Hayarna juga sangat berharap adanya sebuah sistem pengukuran tinggi/panjang badan ataupun berat badan sesuai SOP sehingga didapatkan data akurat presentase stunting di Kabupaten Luwu.

“Saya merasa berterima kasih, atas kolaborasi yang terjalin selama ini sehingga tidak ada yang jalan sendiri-sendiri khususnya penanganan stunting di Kabupaten Luwu. Hanya saja dibutuhkan penyamaan presepsi dalam menentukan anak itu stunting atau tidak,” ungkap Hj. Hayarna.

Baca Juga  Lagi, Bupati Luwu raih Penghargaan

Hj. Hayarnya berharap dengan adanya proses akreditasi ini, dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Keberhasilan melakukan deklarasi 5 pilar STBM menunjukkan upaya keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Luwu.

Puskesmas sebagai bagian integral dari fasilitas pelayanan kesehatan primer harus dapat menjawab tantangan utama pelayanan kesehatan dasar yaitu menyediakan dan memelihara keberlangsungan mutu pelayanan.

Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan adalah melalui akreditasi. Tujuan akreditasi puskesmas adalah untuk pembinaan dan peningkatan mutu pelayanan serta keselamatan bagi pasien dan masyarakat secara berkesinambungan, bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi.

Penulis : Any

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...