Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memimpin High Level Meeting TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah), dan Dedicated Meeting Pinisi Sultan, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel pada Rabu, 6 Maret 2024.
Pertemuan tingkat tinggi ini dilaksanakan dalam rangka mendorong kebangkitan ekonomi Sulawesi Selatan melalui pengembangan investasi dan akselerasi ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) sambil mempertahankan stabilitas harga.
Indah menyoroti beberapa catatan penting yang harus diperhatikan, terutama mengenai peningkatan inflasi di provinsi tersebut, meskipun masih berada di bawah rata-rata nasional.
Baca Juga :
Dia menekankan perlunya mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang Hari Nyepi dan menyambut bulan puasa serta Idul Fitri, karena permintaan pada masa-masa tersebut cenderung tinggi dan dapat mempengaruhi kenaikan harga.
Melalui kegiatan TPID, Indah berharap terjadi koordinasi efektif untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau, serta distribusi yang lancar.
Dia juga mendukung percepatan implementasi transaksi pemerintah berbasis elektronik (ETPD) karena selain mendorong transparansi, hal tersebut juga berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, dalam Dedicated Meeting Pinisi Sultan, Bupati Indah menekankan pentingnya tidak hanya fokus pada Penanaman Modal Asing (PMA), tetapi juga penanaman modal dalam negeri, termasuk penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi.
Indah mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam mengendalikan inflasi, mendorong implementasi transaksi elektronifikasi pemerintah daerah, dan memastikan daerah tersebut ramah investasi.
Dia berharap kegiatan tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu Utara.



Komentar