Pemprov Sulsel

Sekda Jufri Rahman: Sensus Ekonomi 2026 Harus Jadi Pondasi Kebijakan Ekonomi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 23 September 2024 16:28

Sekda Jufri Rahman: Sensus Ekonomi 2026 Harus Jadi Pondasi Kebijakan Ekonomi

Makassar, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Sensus Ekonomi 2026 yang diadakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Hotel Grand Claro Makassar pada Senin, 23 September 2024.

Dalam sambutannya, Jufri menekankan pentingnya sensus ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih akurat dan terarah.

Menurut Jufri, sensus ekonomi diperlukan untuk memperoleh data yang komprehensif mengenai berbagai unit usaha di setiap wilayah.

Hal ini mencakup pengumpulan informasi tentang skala usaha, sektor industri, serta jenis-jenis usaha yang beroperasi, dari usaha mikro hingga perusahaan berbasis teknologi.

Baca Juga  Kadis Kominfo Makassar Paparkan Strategi Lontara+ di Forum Nasional APEKSI 2026

“Kita perlu memahami karakteristik usaha yang ada di masyarakat, seperti franchise, e-commerce, hingga bisnis multi-level marketing (MLM) dan usaha berbasis online lainnya.

Bahkan, kita juga harus menyadari adanya potensi usaha ilegal seperti judi online yang berkembang akibat kemajuan teknologi informasi,” jelas Jufri.

Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi yang cepat tidak selalu membawa dampak positif, melainkan juga membuka peluang bagi beberapa kelompok untuk memanfaatkannya secara negatif.

Baca Juga  Rakor Pendidikan Tingkat Sulsel, Jumlah SMK dan SLB Perlu Ditingkatkan

Oleh karena itu, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memetakan situasi ini dan memberikan data yang kuat bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

“Sensus ini sangat penting untuk memberikan gambaran yang jelas tentang lanskap usaha di Indonesia, sehingga bisa menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan strategis yang sesuai dengan realitas ekonomi di lapangan,” tambahnya.

FGD ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang luas kepada para peserta mengenai urgensi sensus ekonomi serta meningkatkan pemahaman mereka dalam proses pengumpulan dan analisis data ekonomi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Baca Juga  Gubernur Imbau Bupati dan Wali Kota Dukung Penuh Penyelenggaraan Vaksin di Sulsel

Dengan demikian, para peserta bisa membawa pengetahuan yang diperoleh ke berbagai forum diskusi lainnya.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, termasuk Plt Kepala BPS RO Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad, serta Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Muhammad Edy Mahmud.

.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...