Pemprov Sulsel

Sekprov Sulsel Buka Sosialisasi E-Purchasing dan Katalog Elektronik Versi 6.0

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 18 September 2025 15:47

Sekprov Sulsel Buka Sosialisasi E-Purchasing dan Katalog Elektronik Versi 6.0
Sekprov Sulsel Buka Sosialisasi E-Purchasing dan Katalog Elektronik Versi 6.0

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi membuka Sosialisasi E-Purchasing, Supply by Owner, Tender Cepat, dan perbaikan Vendor Management System (VMS) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (18/9/2025).

Dalam sambutannya, Jufri menyampaikan pesan Gubernur Sulsel yang menegaskan arahan Presiden RI Prabowo Subianto saat peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 di Istana Negara.

Presiden menekankan pentingnya digitalisasi pengadaan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta mempercepat proses transaksi.

Dengan sistem baru, biaya pengadaan diproyeksikan turun 20–30 persen, sedangkan biaya administrasi dan operasional bisa ditekan hingga 40–50 persen.

Baca Juga  Hari Anak Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Perlindungan dan Ruang Ekspresi Anak di Makassar

Menurut Jufri, transformasi digital bukan sekadar tren global, melainkan kebutuhan mendesak pemerintah dalam mewujudkan tata kelola yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

“Seluruh proses transaksi mulai dari pemesanan, pengiriman, hingga pembayaran kini terintegrasi dalam satu platform. Hal ini juga memudahkan penyedia dalam pelaporan dan pembayaran pajak,” jelasnya.

Pemprov Sulsel melalui Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Sulsel menghadirkan para pengelola pengadaan dari seluruh perangkat daerah untuk memahami perubahan sistem, khususnya di sektor konstruksi.

Baca Juga  Ketua KORPRI Sulsel Jufri Rahman Kukuhkan PAW KORPRI Pangkep 2022–2027

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Supply by Owner, mekanisme baru untuk mengontrol kualitas material, menekan biaya, serta meminimalisir risiko pada proyek konstruksi.

Selain itu, Katalog Versi 6.0 juga menghadirkan mini competition, yakni persaingan sehat antarpenyedia dengan produk sejenis.

“Metode ini mendorong kompetisi sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri,” tambah Jufri.

Lebih jauh, Jufri berharap kegiatan ini memberi kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem pengadaan barang dan jasa di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Andi Sudirman Dorong Percepatan Pembangunan Pengaman Abrasi Pantai di Takalar

“Harapan kita bersama, hasil kegiatan ini mampu memperkuat pengadaan pemerintah sekaligus mendukung ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Sulsel yang telah memfasilitasi kegiatan.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bernilai ibadah dan berkontribusi nyata bagi pembangunan,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt Direktur Sistem Pengadaan Digital LKPP, Januar Indra, para direktur rumah sakit lingkup Pemprov Sulsel, serta sejumlah penyedia dan pengelola pengadaan dari berbagai instansi.

Penulis : Awal/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...