MAKASSAR,Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP).
Program strategis ini menjadi salah satu langkah Pemprov Sulsel untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pengerjaan lima paket proyek preservasi jalan dalam skema MYP menunjukkan perkembangan signifikan di sejumlah kabupaten/kota. Bahkan, beberapa ruas jalan telah memasuki tahap pengaspalan.
Untuk Paket 1 dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar yang mencakup 14 ruas jalan, pengerjaan terus berjalan di antaranya pada ruas Batas Kabupaten Gowa – Tondong di Kabupaten Sinjai serta ruas Burung-Burung – Bili-Bili di Kabupaten Gowa.
“Ruas-ruas jalan tersebut merupakan jalur penting yang mendukung konektivitas antar wilayah dan mobilitas masyarakat.
Kami mohon maaf apabila arus lalu lintas sedikit terhambat selama proses pengerjaan berlangsung,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Sementara itu, pada Paket 2 dengan nilai sekitar Rp274 miliar yang meliputi 10 ruas jalan, progres pekerjaan juga terlihat pada ruas Panciro, Kabupaten Gowa – Batas Kota Makassar.
Selanjutnya pada Paket 3 dengan nilai anggaran Rp478,15 miliar yang mencakup 15 ruas jalan, pengerjaan tengah berlangsung pada ruas Paleteang – Malimpung – Batas Kabupaten Enrekang.
Adapun pada Paket 4 dengan nilai sekitar Rp615 miliar yang meliputi 15 ruas jalan, proses pengerjaan terus berlanjut pada ruas Impa-Impa – Annabanua di Kabupaten Wajo.
Sementara pada Paket 5 dengan nilai anggaran Rp383,5 miliar yang mencakup 10 ruas jalan, pengerjaan juga tengah berlangsung pada ruas Lamuru – Palattae di Kabupaten Bone.
Melalui program pembangunan infrastruktur jalan dalam skema MYP ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap konektivitas antar wilayah semakin baik, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.




Komentar