DP Jangan Gadaikan Suarata Dengan Uang dan Sembako

Suriadi
Suriadi

Rabu, 14 Maret 2018 20:40

DP Jangan Gadaikan Suarata Dengan Uang dan Sembako

TROTOAR.ID, MAKASSAR —  Calon Wali Kota Makassar incumbent, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, mengingatkan warga di Kecamatan Mariso agar tidak salah pilih dalam pemilihan Wali Kota Makassar. Warga tidak boleh menjual harga dirinya dengan uang dan sembako

“Ingat ini untuk masa depan rakyat, jangan jual harga diri ta dengan murah,” kata Danny saat mengisi jadwal kampanye di Jalan Matahari, Kecamatan Mariso, Rabu (14/3/2018).

Danny mengatakan, pilkada adalah kesempatan bagi rakyat menemukan kesempatan merumuskan masa depan lima tahun ke depan. Membangun komitmen bersama. Memilih pemimpin yang sudah terbukti. Bukan hanya berjanji.

Baca Juga  Remisi HUT ke-81 RI, 5.430 Narapidana di Sulsel Dapat Pengurangan Masa Pidana

“Kalau ketemu kucing dalam karung itu lebih baik, dari pada ketemu harimau dalam karung. Artinya setidaknya kalau saya belum sempurna selama ini, Anda masih bisa memberi kesempatan kepada kami untuk membuat Makassar lebih baik. Daripada memilih Harimau dalam karung kan justru bahaya bagi masa depan Makassar,” kata Danny disambut tawa ratusan warga.

Rakyat harus memanfaatkan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) dengan baik. Agar tidak tersiksa selama 5 tahun. “Karena salah pilih pemimpin,” tandasnya.

Baca Juga  5 Fakta Keberhasilan Danny Pomanto Kelola TPA Antang

Danny menjelaskan, selama 3 tahun menjadi Wali Kota Makassar, dirinya sudah bisa membuktikan contoh nyata program pembangunan. Memperbaiki jalan, memasang lampu jalan, mempercantik lorong, dan membersihkan drainase yang tersumbat.

“Ini baru tiga tahun, jadi masih perlu dilanjutkan. Supaya tambah baik. Jadi harus coblos nomor 2,” katanya.

Calon nomor 2 ini menjelaskan, tidak mau memberikan janji kepada masyarakat. Tapi lebih memilih program yang bisa dirasakan langsung masyarakat.

Baca Juga  Anggota DPR RI Muhammad Fauzi Salurkan 1000 Paket Sembako Korban Banjir Lutra

“Kalau janji itu tidak ada waktu dan tidak ada sumber biayanya alias piti kana-kanai. Kalau program pasti masuk akal,” kata Danny.

Danny menyebut contoh program lain yang sudah terbukti terlaksana di masa pemerintahannya, yakni menaikkan insentif Ketua RTRW menjadi Rp 1 juta per bulan.

“Kalau pendapatan asli daerah kita bisa naik Rp 2 triliun, bisa kita naikkan insentif jadi Rp 2 juta per bulan. Setuju?,” ucap Danny dijawab teriakan oppoki. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...