Siap Tempur, NH-Aziz Tunjuk Mantan Kapolda Suls Jadi Panglima Perang

Suriadi
Suriadi

Rabu, 02 Mei 2018 20:50

Siap Tempur, NH-Aziz Tunjuk Mantan Kapolda Suls Jadi Panglima Perang
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Mantan Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol (Purn) Burhanudrin Andi didaulat sebagai panglima perang untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) pada pilgub 27 juni mendatang.

Mantan Jendral bintang dua tersebut gidak bekerja sendiri, dia akan didampingi oleh tokoh perempuan Diza Rasyid Ali, Kombes Pol (Purn) Andi Pattawari serta Abdullah Gassing yang nantinya akan berada di garda terdepan untuk mengawal suara, pasangan NH-Aziz di seluruh TPS, termasuk mengawal gerakan pemenangan pasangan calon usungan Golkar, NasDem, PKPI, PKB, dan Hanura

“Irjen Pol (purnawirawan) Burhanuddin Andi ini akan menjadi panglima perang NH-Aziz, lalu ada Diza Rasyid Ali sebagai wakil. Untuk posisi kepala staf dan wakil kepala staf diisi Andi Patawari dan Abdullah Gassing. Jadi tim kita ini diperkuat purnawirawan jenderal dan kombes,” ujar NH, di sela Workshop dan Orientasi Fungsionaris Golkar Sulsel, Rabu (2/5).

Baca Juga  Hadirkan Pemerintahan Bersih, Ini Komitmen Agus-Tanribali Berantas KKN

Keberadaan Burhanuddin Andi dan seluruh jajaran pemenangan NH-Aziz, bukan sekadar untuk gagah-gagahan, akan tetapi hal itu merupakan bagian dari strategi pemenangan NH-Aziz.

Tentunya dukungan Burhanuddin Andi dkk akan menambah semangat tim, relawan dan simpatisan. NH-Aziz juga membuktikan diri didukung sejumlah kalangan masyarakat.

Baca Juga  Rezki Mulfiati Mantapkan Dukungan di Wilayah Utara Makassar Jelang Pencoblosan

Burhanuddin Andi diberi amanah dari NH-Aziz, mengingat kemampuan dalam menjalankan strategi pemenangan, dan kepercayaan dan harapan pasangan nomor urut satu terhadapnya. Kepercayaan itu tentunya siap diembannya sebaik-baiknya, terlebih kini ia berstatus kader Golkar.

Putra Soppeng tersebut juga mengakui, jika amana yang di berikan kepadanya bukan sebagai beban, melainkan sebagai tanggung jawab murni untuk memenangkan NH-Aziz.

“Soal didaulat menjadi panglima perang ya itu biasa saja, dan itu adalah tanggung jawab saya, dan sejak saya jadi anggota Polri selalu mendapat tanggung jawab dan pastinya saya akan sekuat tenaga memberikan perlindungan,” ujar mantan Koordinator Staf Ahli Kapolri itu.

Baca Juga  Pemerintah Diminta Evaluasi Layanan Calon Jamaah Haji di Arab Saudi Bagi Lansia

“Penunjukkan sebagai panglima perang NH-Aziz itu karena mungkin beliau melihat latar belakang saya sebagai jenderal. Makanya didaulatlah saya, itu juga menunjukkan harapan beliau ke saya sangatlah besar, baik itu sebagai kawan maupun kader Golkar untuk senantiasa mengawalnya dalam pemenangan,” sambung Burhanuddin Andi.

Sikap politik Burhanuddin Andi sendiri memang telah 100 persen mendukung NH-Aziz. Sebelum didaulat menjadi panglima perang NH-Aziz dan bergabung bersama Golkar, kelompok relawannya telah terlebih dulu mendeklarasikan dukungan untuk pasangan nasionalis-religius. Kelompok relawan itu adalah Sahabat Burhanuddin Andi (SBA) for NH-Aziz. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...