Deklarasi di Anjungan Losari, AS Sebut Dinasti Politik Masuk Pusaran Korupsi

Suriadi
Suriadi

Senin, 07 Mei 2018 20:01

Deklarasi di Anjungan Losari, AS Sebut Dinasti Politik  Masuk Pusaran Korupsi
TROTOAR.ID,MAKASSAR — Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad secara resmi mendeklarasikan diri sebagai bakal calon Presiden pada pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Deklarasi di gelar di anjungan pantai losari, Senin sore (7/5/2018)
disaksikan ribuan masyarakat kota Makassar, dalam deklarasinya Abraham Samad juga menyinggung soal dinasti poitik yang semakin langgeng, sehingga tak perlu lagi ada yang namanya sistem pengkaderan dalam partai politik.

Abraham Samad juga mengajak masyarakat kota Makassar dan Sulsel untuk bersama-sama memerangi dinasti politik yang masih mewarnai kehidupan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga  Ini Lima Anggota KPU Bantaeng yang Terpilih

Apa lagi menruutnya, dinasti politik kerap masuk dalam pusaran korupsi. dan sudah begitu banyak bukti, yang terjadi dan ditangani oleh KPK. “Dinasti politik saat ini sudah masuk dalam pusaran korupsi dan itu telah terbukti di beberapa daerah,” Kata Abraham Samad dalam orasi politiknya.

Abraham mengambarkan dalam kasus dinasti politik yang menjadi pusaran korupsi dapat di lihat, misalnya Dinasti Atut di Banten, Dinasti Kukar yang menjerat Rita Widyasari dan Syaukani Hasan Rais, Dinasti Cimahi yang menjerat Atty Suharti dan Itoc Tocjiha.

Baca Juga  PDI Perjuangan Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Wujud Kesalehan Sosial

Selanjutnya, Dinasti Fuad di Bangkalan, Dinasti Klaten yang menjerat sang bupati Sri Hartini yang merupakan istri mantan bupati dan Dinasti Yasin Limpo yang menjerat Dewi Yasin Limpo yang merupakan adik kandung dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo

Lebih jauh dia menjelaskan jika dinasti politik akan menumpuhkan kekuasaan pada silsilah keluarga, dan tidak lagi pada proses demokrasi, sehingga dirinya menilai hal itu tidak jauh berbeda dengan rezim monarki absolut. Itu tentunya harus dilawan dan diperangi demi menghadirkan kehidupan berdemokrasi yang lebih baik.

Baca Juga  Bertemu Pimpinan KPK, Pansus Hak Angket Laporkan Perjalanan Dinas Fiktif NA dan TGUPP

dikesempatan tersebut Abraham nenjelaskan, khusus dalam proses pilkada yang kerap diagung-agungkan untuk membawa harapan kesejahteraan kerap kali berbalik, terlebih tatkala dinasti politik semakin dilanggengkan.

“Politik dinasti pun kian mencorong dan semakin sohor, dalam dunia politik,” ucap dia, Senin, 7 Mei.

“Mohon maaf bagi yang berada di lingkaran dinasti, silahkan ambil ampas dari yang sudah mereka bagi-bagi. Sungguh mengerikan, sekaligus menjinjikan,” ungkap Abraham Samad.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...