Wagub Usulkan Pendidikan Vokasi Bidang Komoditi Unggulan

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 08 Desember 2018 00:04

Sudirman Sulaiman Wakil GUbernur Sulawesi Selatan
Sudirman Sulaiman Wakil GUbernur Sulawesi Selatan
TROTOAR.ID, JAKARTA — Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengusulkan pendidikan vokasi bidang komoditi unggulan, khususnya kakao dan kopi. Sejauh ini, Sulsel menjadi salah satu dari delapan provinsi yang komitmen dalam program fokus vokasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Kami mengusulkan pendidikan vokasi bidang komoditi unggulan kami, seperti kakao dan kopi. Ada beberapa SMK diarahkan ke bidang itu, diantaranya SMK di Tana Toraja, Luwu Raya, Bulukumba dan lain-lain,” kata Andi Sudirman, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Vokasi SMK sesuai dengan potensi daerah, yang dipimpin Menko Bidang Perekonomian, di Ruang Rapat Mahakam Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Jumat (7/12).

Baca Juga  Jelang Idul Adha 1440 H, Wagub Sulsel Intruksikan Ini Ke Dinas Peternakan

Andi Sudirman juga mengusulkan adanya kebijakan terpusat wajibnya industri kecil menengah dan besar menerima siswa SMK magang, apprentice, hingga menjadi karyawan permanen. Harapannya, program vokasi ini memberikan kesempatan kerja yang besar kepada alumni SMK dengan memprioritaskan sistem penganggaran, training guru kejuruan, sertifikasi, kemampuan hilirisasi secara bertahap, dan pembelajaran yang fokus pada suatu bidang satu sekolah, dengan sistem tuntas serta siap bekerja.

Baca Juga  Rapimnas ADKASI 2020: Sekjen Kemendagri Tegaskan ke Seluruh DPRD dan Kepala Daerah Agar Fokus Pada Empat Hal, Termasuk UU Ciptaker

Sementara, Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan, terdapat enam sektor penggerak ekonomi. Seperti manufaktur, agribisnis, pariwisata, tenaga kesehatan, ekonomi digital, dan pekerja migran. Untuk itu, pemerintah harus mendorong kompetensi baru secara masif, direvitalisasi, serta menyusun payung hukum pengembangan vokasi.

Baca Juga  Beberapa Kabupaten di Sulsel Banjir, Wagub Pimpin Rakor Percepatan Penanganan

“Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi digital, disertai dengan revolusi industri 4.0 membutuhkan kompetensi baru bagi tenaga kerja Indonesia. Karena, selama ini kompetensi memang menjadi kendala yang dihadapi bagi tenaga kerja Indonesia,” jelasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...