Era Disrupsi, Danny-Fatma Ajak Rival Berkolaborasi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 04 Desember 2020 22:56

Era Disrupsi, Danny-Fatma Ajak Rival Berkolaborasi

TROTOAR. ID, JAKARTA – Pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) memang sangat dewasa dalam berpolitik.

Ia tak baperan, apalagi sampai menganggap para rivalnya adalah musuh. Melainkan mitra dalam berdemokrasi.

Karena itu saat debat pamungkas, Jumat (4/12/2020), pasangan nomor urut 1 ini secara terbuka menawarkan sistem kolaborasi kepada para rivalnya bila diamanahkan memimpin Kota Makassar lima tahun ke depan. Baginya, kolaborasi merupakan kunci di era disrupsi.

Ajakan kolaborasi itu berawal ketika Danny Pomanto menjawab pertanyaan dari panelis tentang betapa pentingnya big data untuk mengetahui jumlah pasti warga miskin di Kota Makassar.

Baca Juga  Pansus Perseroda Sebut Pemprov Sulsel Harus Siapkan Modal Awal Rp1 Triliun Untuk Perseroda

“Program ADAMA’ yaitu Sombere dan Smart City sudah berbasis big data. Jadi kami sudah punya big data. Sub big data soal kemiskinan inilah harus di-update. Saatnya hari ini kita harus membuat big data khusus untuk kemiskinan,” ulas Danny Pomanto.

Calon wali kota nomor urut 4, Irman Yasin Limpo alias None menanggapi pemaparan Danny. Ia setuju betapa pentingnya big data di era disrupsi sebagai langkah pemerintah dalam mengambil langkah atau kebijakan.

Baca Juga  Andi Sumardi Sulaiman Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum atas Pernyataan Jumras di Sidang Penyuap Nurdin Abdullah

Mendengar hal itu, Danny Pomanto mengakui apa yang disampaikan None. Seolah satu ide dan pikiran, Danny Pomanto secara gamblang menyampaikan akan mengajak None bergabung di pemerintahannya untuk menyelesaikan persoalan big data jika terpilih menjadi Wali Kota Makassar nanti.

“Tadi Pak None (tanya) tentang big data, saya kira big data-nya memang belum semua selesai. Nanti insya Allah kalau saya masuk kembali (terpilih menjadi wali kota) saya undang Pak None di situ,” ucap Danny Pomanto.

Baca Juga  100 Hari Kerja Danny-Fatma Akan Fokus Bersihkan Pemerintah Kota, Dievaluasi Satu Per Satu

Dalam beberapa kesempatan, Danny maupun Fatma memang selalu menyerukan kepada kandidat untuk bertarung ide dan gagasan. Sebab, apabila itu positif bisa diadaptasikan kepada siapa saja kandidat yang terpilih nantinya.

Termasuk saat closing statement, Fatma mengajak kepada seluruh kandidat untuk senantiasa mengedepankan sportivitas dalam bertarung.

“Kepada Pak Appi-Rahman, Deng Ical-Fadli, Pak None-Andi Zunnun, kita bertarung dalam pilkada ini untuk beradu ide, adu gagasan, menjunjung tinggi budaya sipakatau, sipakainge, sipakalebbi,” kunci Fatma. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...