Benahi Sistem Manajemen Data, 7 PD Terintegrasi Stunting Diminta Perkuat Kualitas Data

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 09 Oktober 2021 21:53

 Tujuh Perangkat Daerah (PD) Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara baru-baru ini menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Program atau Lintas Sektor yang membahas tentang perbaikan Sistem Manajemen Data Dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Luwu Utara.
Tujuh Perangkat Daerah (PD) Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara baru-baru ini menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Program atau Lintas Sektor yang membahas tentang perbaikan Sistem Manajemen Data Dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Luwu Utara.

Trotoar.id, Luwu Utara — Tujuh Perangkat Daerah (PD) Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara baru-baru ini menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Program atau Lintas Sektor yang membahas tentang perbaikan Sistem Manajemen Data Dalam Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Luwu Utara.

Tujuh PD yang menjadi kunci sukses program stunting dimaksud adalah Bappelitbangda sebagai koordinator program stunting, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DisdikBud), DPUTRPKP, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Puskesmas Se-Luwu utara

Pertemuan ini dipimpin Kepala Bappelitbangda, Alauddin Sukri, dan dihadiri perwakilan PD terintegrasi stunting. Alauddin Sukri mengatakan, Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor kali ini lebih fokus pada pelaksanaan perbaikan sitem manajemen data stunting untuk memperkuat sistem yang sudah ada di 7 PD tersebut.

Baca Juga  Sudah 4 Hari Warungnya Tidak Buka di Batua, Ternyata Pemiliknya Tewas, Baru Diketahui Setelah Membusuk

“Sistem manajemen data ini bukan untuk membangun sistem manajemen data baru, tapi untuk memperkuat sistem-sistem yang sudah ada di Perangkat Daerah yang terintegrasi stunting, dalam rangka meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas maupun kualitas data tentang intervensi stunting gizi terintegrasi,” jelas Alauddin.

Alauddin menjelaskan, sistem manajemen data intervensi pencegahan dan penurunan stunting merupakan pengelolaan data di tingkat kabupaten sampai di tingkat desa yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan dan pengelolaan program atau kegiatan pencegahan dan penurunan angka stunting di Luwu Utara.

Baca Juga  BPBD Luwu Utara Salurkan Bantuan Korban Tanah Longsor di Desa Pincara

“Sistem manajemen data ini merupakan bagian dari pengelolaan sumber informasi yang mencakup semua kegiatan mulai dari identifikasi kebutuhan data, pengumpulan data hingga pemanfaatan data untuk memastikan informasi yang akurat dan mutakhir,”jelasnya lagi.

Dijelaskannya, sistem manajemen data ini bersinggungan dengan aspek kebijakan dalam mendukung mekanisme yang telah berjalan sesuai alur pelaksanaan, dan tidak terlepas dari dukungan teknologi informasi dalam pengumpulan dan pengelolaan data.

“Kami berharap kepada seluruh penanggung jawab data dari masing-masing Perangkat Daerah untuk melanjutkan analisis ketersediaan data dan mengumpulkan data terkait dengan cakupan intervensi penurunan stunting di sektornya masing-masing,” harap Alauddin.

Baca Juga  Lepas Tim Sepak Bola Pra Porprov, Wabup Suaib; Rebut Satu Tiket Menuju Porprov 2022

Untuk diketahui, upaya percepatan pencegahan stunting akan lebih efektif apabila intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif dilakukan secara konvergen di tingkat kabupaten sampai ke desa, seperti yang telah dilakukan Pemda dalam upaya penurunan stunting di Luwu Utara.

Adapun intervensi gizi sensitif yang dilakukan guna menurunkan stunting: Peningkatan Penyediaan air bersih dan sanitasi; Peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan; Peningkatan kesadaran komitmen, dan praktik pengasuhan dan gizi ibu dan anak; dan Peningkatan akses pangan bergizi. Keempat penyebab tidak langsung tersebut menjadi kewenangan lintas sektor terkait. (LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...