PKK Sulsel Hadirkan Ustadz Firanda Mengkaji Penyakit ‘Ain, Plt Gubernur: Ini Penting Kita Pelajari

Suriadi
Suriadi

Minggu, 17 Oktober 2021 16:20

PKK Sulsel Hadirkan Ustadz Firanda Mengkaji Penyakit ‘Ain, Plt Gubernur: Ini Penting Kita Pelajari

Trotoar.id, Makassar — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri kajian Andalan Mengaji yang digelar Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan, di Gedung Balai Kartini, Jalan Masjid Raya, Makassar, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Kajian yang digelar secara hybrid tersebut menghadirkan Ustadz Firanda Andirja, Lc, M.A, dengan mengangkat tema kajian “Waspada Penyakit ‘Ain”.

Andi Sudirman menuturkan penyakit ‘ain benar adanya, sehingga sepatutnya diketahui seperti apa penyakit ‘ain dan bagaimana mengobati penyakit tersebut.

“Banyak saya dapatkan orang seperti itu karena kagum melihat sesuatu hal, terlalu memuji, jadi hati-hati penyakit ain. Dalam Islam kita patut pelajari bagaimana sahabat dahulu mempelajari seperti ini,” katanya.

Baca Juga  PJ Gubernur Sulsel Harap GTRA Sulsel Jadi Model Nasional Dalam Reformasi Agraria

Terlebih lagi, lanjut Andi Sudirman, penyakit ‘ain bisa menyebabkan kematian. “Sehingga, kajian ini penting kita pelajari,” tegasnya.

Ustadz Firanda dalam kajiannya menyampaikan penyakit al ‘ain adalah penyakit yang berbahaya. Namun berbagai persepsi muncul atas penyakit tersebut. Ada pula orang yang menolak karena tidak percaya, ada pula yang fanatik sehingga mengaitkan berbagai masalah dengan penyakit ‘ain.

“Ada yang menolak tidak percaya dengan penyakit ‘ain, mungkin karena menurutnya tidak logis hanya dengan melihat orang bisa sakit,” ucapnya

Baca Juga  Perang Antar Warga di Utara Makassar, Ini Pesan Gubernur Andi Sudirman

“Benar bahwasanya penyakit al ‘ain adalah penyakit yang berbahaya, sampai dalam hadis disebutkan mayoritas umatku yang meninggal diakibatkan penyakit ‘ain,” tegasnya.

Penyakit ‘ain, menurutnya Ustadz Firanda, tidak mesti disebabkan akibat pandangan buruk seseorang kepada orang lain, tetapi juga bisa disebabkan pandangan kagum terhadap orang lain.

Pencegahannya, katanya, bisa dilakukan dengan membentengi diri dengan membaca zikir pagi dan petang, membaca doa, serta tidak terlalu memuji dan tidak memandang buruk sesuatu yang dipandangnya.

“Ketika kita melihat sesuatu yang mempesona, hati-hati itu ciri kita sedang mengain. Pandangan yang tidak biasa itu ‘ain. Tapi jangan lupa mendoakan atas pandangan kita tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Terima Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia, Jajal Peluang Kerjasama Peningkatan SDM

Bagaimana menghadapi hal ini?, Ustadz Firanda menyebutkan selain membentengi diri dengan membaca zikir pagi dan petang, sikap pamer dan mencari perhatian secara berlebihan juga perlu dihindari, tidak menceritakan kenikmatan yang dimiliki kepada orang lain. “Setiap melihat kenikmatan jangan lupa memuji nama Allah Subhana Wa Ta’ala, Masha Allahu Quwata Illabillah,” terangnya.

Untuk pengobatannya, Ustadz Firanda mengatakan, selain melalui ruqyah, pengobatan terhadap ‘ain dilakukan dengan meminta orang yang memuji untuk berwudhu atau mandi dan menyiramkan sekali ke tubuh.(*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...