Pemda Lutra

BISA Smart City, Siaga Bencana Berbasis Deteksi Dini Bakal Dibangun Pemda Luwu Utara

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 09 September 2022 00:01

BISA Smart City, Siaga Bencana Berbasis Deteksi Dini Bakal Dibangun Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara tengah menyusun masterplan BISA Smart City.

Bimbingan teknis (bimtek) sebagai langkah awal untuk menghasilkan masterplan Smart City yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan daerah, juga telah dilakukan sebanyak tiga kali dari empat tahapan bimtek.

Hal ini menunjukkan keseriusan Pemda Luwu Utara di dalam mendukung program Gerakan 100 Smart City di Indonesia.

Diketahui, Luwu Utara menjadi salah satu daerah yang terpilih untuk menyusun Masterplan Smart City, di mana semua tata kelola pemerintahan di Kabupaten Luwu Utara nantinya harus dilakukan melalui pendekatan smart city.

“Alhamdulillah, Luwu Utara dianggap bisa menerapkan smart city,” ucap Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu Utara (Diskominfo SP), Arief R. Palallo, saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Bimtek Penyusunan Masterplan Smart City tahap IV, Kamis (8/9/2022), di Ruang Media Center Diskominfo.

Baca Juga  29 Kepala Perangkat Daerah di Lutra Teken Perjanjian Kinerja Terakhir untuk RPJMD 2021

Arief mengatakan, dalam penyusunan masterplan Smart City ini nantinya akan ditentukan program-program unggulan yang menjadi quick win dari enam dimensi smart city yang diharapkan bisa terealisasi dalam satu – dua tahun ke depan (2022 – 2023).

“Nah, rapat hari ini untuk mem-finalkan program kita dalam satu sampai dua tahun ke depan,” katanya.

Satu program unggulan yang diharap terealisasi 1 – 2 tahun adalah penguatan masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana berbasis real time dan deteksi dini.

Baca Juga  Ribuan Nelayan di Luwu Utara Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

“Rencana besar satu tahun ke depan yang ingin diwujudkan sejalan dengan RPJMD dan 5 BISA, yaitu deteksi dini (early warning system) serta rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana pada titik-titik tertentu pada sungai Masamba,” jelas Arief.

Program tersebut, ungkap Arief, adalah distribusi informasi yang masif melalui sistem aplikasi terhadap seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di wilayah-wilayah rawan bencana atau masyarakat yang ada di sekitar sungai atau bantaran sungai Masamba, seperti dalam bentuk SMS Blast. Di mana setiap informasi langsung sampai ke masyarakat.

“Ini kita harapkan terbangun dalam satu-dua tahun ke depan, khususnya untuk masyarakat yang ada di sekitar sungai atau bantaran sungai, yaitu adanya deteksi dini melalui SMS Blast,” terangnya.

Baca Juga  Suaib Mansur Ajak Warga Seko Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Untuk mewujudkan hal ini, Arief berharap kepada BMKG yang juga masuk jajaran Dewan Kota Cerdas untuk mendukung program tersebut.

“Kami ingin mencoba ini, dan semoga ini bisa terbangun secepatnya, maka dari itu keberadaan teman-teman BMKG bisa men-support ini, dan saya yakin mereka punya sistem aplikasi yang dapat mendukung program early warning system di Luwu Utara, sehingga informasinya tersebar luas sampai ke masyarakat yang ada di bantaran sungai,” imbuhnya.

Rakor kali ini juga dihadiri oleh beberapa Tim Pelaksana BISA Smart City Luwu Utara, di antaranya Dinas PMD, DP2KUKM, Dinas Lingkungan Hidup, serta perwakilan dari Bandara Andi Djemma Masamba.

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...