Pemprov Sulsel

Puncak Peringatan Hari Ibu Provinsi Sulsel Bertabur Bantuan dan Penghargaan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 28 Desember 2022 18:25

Puncak peringatan Hari Ibu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Sulsel, di Baruga Pattingalloang Makassar, Selasa, 27 Desember 2022, bertabur bantuan. Kegiatan ini dibuka Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina.
Puncak peringatan Hari Ibu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Sulsel, di Baruga Pattingalloang Makassar, Selasa, 27 Desember 2022, bertabur bantuan. Kegiatan ini dibuka Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

Trotoar.id, Makassar – Puncak peringatan Hari Ibu Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diselenggarakan Tim Penggerak PKK Sulsel, di Baruga Pattingalloang Makassar, Selasa, 27 Desember 2022, bertabur bantuan. Kegiatan ini dibuka Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

Adapun bantuan yang diberikan, antara lain, bantuan untuk usaha ekonomi produktif bagi kalangan lanjut usia, santunan kematian untuk korban kebakaran di Kabupaten Toraja Utara, santunan kematian untuk korban kebakaran di Kabupaten Sidrap, serta bantuan untuk kelompok usaha bersama.

Baca Juga  Pimpin Rapat Penanganan Covid-19, Bupati Luwu Utara Instruksikan Camat, Desa/Lurah Identifikasi Wilayah

Dalam kegiatan ini juga diberikan penghargaan kepada beberapa Ibu Tangguh, yang dinilai berjasa dalam mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas.

Dalam sambutannya, Naoemi mengatakan, momentum peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2022, merupakan momentum penting untuk mengenang bagaimana perjuangan perempuan pada jaman dulu, dan memaknai kembali peran perempuan dalam pembangunan.

Baca Juga  Bupati Gowa Copot Sekretaris Satpol PP Pelaku Tindak Kekerasan yang Viral saat Razia PPKM

“Hari ini kita peringati Hari Ibu. Tapi bagi saya, setiap hari adalah Hari Ibu,” ujar Naoemi.

Ia menuturkan, peran ibu sangat penting dalam menciptakan SDM berkualitas. Hari Ibu di Indonesia memiliki makna yang sangat besar, dilandasi tekad dan perjuangan perempuan dalam Kemerdekaan Indonesia.

“Hari Ibu dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan, 22 Desember 1928. Bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas, berakhlak, dan beradab. Mulai dari hal-hal yang kecil, seperti budaya antri dan menghargai lingkungan,” tuturnya.

Baca Juga  Pemkot Makassar Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

Ia menambahkan, perempuan juga memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan.

Turut hadir Ketua Bhayangkari Sulsel, Ketua Persit Sulsel, Ketua PKK Kabupaten Kota se Sulsel, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) OPD lingkup Pemprov Sulsel, dan beberapa Ketua Organisasi Perempuan. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...