Pemprov Sulsel

Lima Lotus Rumah Gizi Guna Menurunkan Angka Stunting

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 21 Juni 2023 16:39

Tim Penggerak PKK Sulsel melalui Pokja IV rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada orang tua dan anak di Rumah Gizi di kantor PKK Sulsel, gedung Kartini, Rabu, 14 Juni 2023.
Tim Penggerak PKK Sulsel melalui Pokja IV rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada orang tua dan anak di Rumah Gizi di kantor PKK Sulsel, gedung Kartini, Rabu, 14 Juni 2023.

Trotoar.id, Makassar — Tim Penggerak PKK Sulsel melalui Pokja IV rutin melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada orang tua dan anak di Rumah Gizi di kantor PKK Sulsel, gedung Kartini, Rabu, 14 Juni 2023.

Ketua Pokja IV drg. Aisyah Ahmad, SKG., Ph.D mengatakan, bahwa rumah gizi ini dicanangkan untuk 24 kabupaten/kota jadi, setiap kabupaten/kota itu, memiliki lima (5) lotus rumah gizi. Dan untuk Pemprov Sulsel sendiri meski, tidak memiliki wilayah namun PKK Sulsel tetap adakan pilot project.

Baca Juga  Temuan dan Sisa Kas Daerah Penyebab Sulsel Raih Opini WDP

Ia menambahkan, bahwa Jadi ini hal baru, untuk kabupaten/kota yang datang ingin melihat dan belajar konsep rumah gizi yang sebenarnya mereka bisa langsung ke rumah gizi di kantor PKK Sulsel.

Kemudian, ia menjelaskan, bahwa di dalam rumah gizi itu, ada kegiatan makan bersama jadi, di rumah gizi ini menyiapkan makanan-makanan yang bergizi bagi sasaran. Dimana, sasarannya adalah ibu hamil yang kurang energi pronis.

Baca Juga  Sekda Jufri Rahman: Sensus Ekonomi 2026 Harus Jadi Pondasi Kebijakan Ekonomi

“Tentu dengan sasaran ini kita berharap untuk tidak menciptakan stunting yang baru, sasaran berikutnya adalah anak Bawah Dua Tahun (Baduta) yang dideteksi stunting ataupun kurang gizi atau wasting,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk anak yang sudah dua kali melakukan penimbangan tidak naik berat badannya mereka akan dimasukkan ke dalam sasaran.

“Kami berharap dengan adanya pemberian makanan dalam sepekan itu, kita berikan tiga kali (Selasa, Rabu, dan Kamis) sehingga mereka mengalami perbaikan gizi. Dengan intervensi ke Baduta itu, kita masih bisa mengintervensi perkembangan otaknya. Jadi, stunting bukan hanya pendek tetapi, yang kita khawatirkan itu perkembangan otaknya juga terganggu,” ungkapnya.

Baca Juga  Bahas Penertiban Aset, Gubernur Andi Sudirman Bincang Bersama Wamen ATR

Untuk itu, pada tahap awal ini, dengan lima (5) lotus di kabupaten/kota diharapkan dengan keterlibatan PKK Sulsel yang bersinergi dengan pemerintah provinsi Sulsel yakni dengan opd-opd terkait bisa menurunkan presentase angka kejadian stunting di Sulawesi-Selatan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah06 November 2026 13:23
Syaharuddin Alrif Ungkap Strategi dan Inovasi Pembangunan Sidrap di Podcast A-Talk Apkasi
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan berbagai capaian pembangunan, strategi pengentasan kemiskinan,...
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...