Pemprov Sulsel

Dinas TPH-BUN Imran Jauzi Tindak Lanjuti Hasil Rakor Gemar Menanam Pisang

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 23 September 2023 20:40

Dinas TPH-BUN Imran Jauzi Tindak Lanjuti Hasil Rakor Gemar Menanam Pisang

Trotoar.id, Makassar – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulsel, Imran Jauzi, bergerak cepat menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Gemar Menanam Pisang, yang dilaksanakan di Toraja Room Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 22 September 2023 .

Menurut Imran Jauzi, pembagian bibit pisang nantinya akan menjadi faktor utama dalam kegiatan Gemar Menanam Pisang. Kenapa? Karena membutuhkan bibit dalam jumlah yang sangat banyak.

Dalam kondisi yang ideal, lanjut Imran, satu hektare kebun pisang membutuhkan seribu bibit pisang. “Jadi, jika kita mendapatkan 100 ribu hektare dikali seribu berarti kita membutuhkan 100 juta bibit pisang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada dua opsi dalam pengadaan bibit pisang ini. Pertama, dari sumber-sumber bibit yang ada.

Bibit pisang ini akan dibeli dari Bogor, Lampung, atau di Medan. Kedua, bibit ini bisa diproduksi melalui kultur jaringan. Inilah yang memproduksi massal, yang jumlahnya sangat banyak.

Baca Juga  Warga Menjerit Sembako, Ratusan Paket Sembako Numpuk di Rujab Gubernur

“Tetapi, kultur jaringan ini membutuhkan juga waktu yang lama dan harus membangun laboratoriumnya terlebih dahulu,” tambahnya.

Untuk itu, Pemprov Sulsel sudah mempersiapkan kultur jaringan ini, bekerjasama dengan perguruan tinggi.

“Kita akan membantu laboratorium kultur jaringan. Kita sebenarnya memiliki laboratorium ini, hanya kapasitasnya kecil. Hanya bisa sepuluh ribu atau dua puluh ribu bibit dalam setahun,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk lahan yang telah diidentifikasi adalah lahan yang selama ini tidak terpakai dan yang dimiliki oleh Dinas sebagai aset Pemprov Sulsel. Dan setelah dihitung-hitung, sekitar 150 sampai 200 hektare yang bisa dimaksimalkan dan ada di beberapa titik. Seperti Soppeng, Bulukumba, Maros, dan Bone.

“Ini akan kita maksimalkan sebagai lahan pisang. Dan nntinya akan dijadikan sebagai kebun percontohan, jadi masyarakat sekitar bisa melihat langsung cara menanam pisang dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga  Masa Tenang, Danny-Fatma Ajak Tim dan Simpatisan Turunkan Atribut Peraga

Selanjutnya, lahan masyarakat dan sampai saat ini sudah tersedia 480 hektare dari sembilan kabupaten kota yang menyatakan siap.

Gerakan ini tidak hanya untuk kelompok tapi pribadi juga bisa. Selain itu, ada juga yang pinjam pakai seperti lahan di BTPN untuk jangka pendek. Rencananya, dipinjamkan 200 hektare untuk ditanami, namun tetap dimonitoring dan evaluasi.

“Mereka juga harus mengajukan proposal dan harus dilihat lahannya. Karena setiap bantuan dari pemerintah itu, harus berbasis kelompok tani dan kita pastikan kelompoknya betul-betul ada,” urainya.

Sesuai arahan Pj Sekda, juga harus dibuatkan buku panduan karena ini bersifat massal. “Untuk itu, kita mengundang para akademisi kita, mitra-mitra kerja TPH-Bun selama ini, untuk membantu pembuatan buku panduan tersebut. Sehingga, itulah yang menjadi SOP-nya,” ungkapnya.

“Target kita di bulan pertama adalah kita lakukan pemetaan lahan Pemprov, masyarakat. Setelah itu, kita melakukan identifikasi sumber ketersediaan bibit pisang apakah dibeli di Bogor, Lampung, Jogja, atau di Medan karena kita belum mampu memproduksi. Tapi, insya Allah tahun depan kalau sudah lengkap laboratorium kultur jaringan, ngapain lagi beli,” ungkapnya.

Baca Juga  Sofha Marwah Bahtiar Ingatkan Anggota DWP Support Penuh Tugas Suami Sebagai ASN Agar Berprestasi

Setelah itu, lanjut Imran, dilakukan edukasi pola tanam dan bisnisnya ke kelompok tani.
Kemudian, para penyuluh-penyuluh nanti akan dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang menanam pisang seperti pelatihan lapangan dan bimtek.

Selanjutnya, disiapkan lahan dan pola cara tanam dan ini harus tuntas di awal musim hujan nantinya.

Untuk pemasarannya, secara lokal dan ekspor. Sedangkan jenis pisang yang banyak diminati adalah cavendish, kepok tanjung, dan emas dalam bentuk buah segar.

Kemudian, kedepan nantinya akan dilakukan pemberdayaan UMKM seperti kripik pisang dan tepung pisang (makanan bayi).

(*)

Penulis : Cici

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...