Pemprov Sulsel

Mukernas IV Permabudhi Digelar di Makassar, Sekda Sulsel Dampingi Dua Wakil Menteri Buka Acara

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 29 Juni 2025 13:05

Mukernas IV Permabudhi Digelar di Makassar, Sekda Sulsel Dampingi Dua Wakil Menteri Buka Acara

Makassar, Trotoar.id – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) resmi dibuka di Kota Makassar, Sabtu (28/6/2025).

Pembukaan acara yang berlangsung di Hotel Aston Makassar itu ditandai dengan pemukulan gendang oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Sekda Sulsel hadir bersama dua pejabat penting dari pemerintah pusat, yakni Wakil Menteri Agama RI KH. Romo R. Muhammad Syafi’i dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, yang turut membuka acara secara resmi.

Baca Juga  Satu Tahun Kodaeral VI, Pemprov Sulsel Dorong Penguatan Pertahanan Maritim dan Sinergi dengan Masyarakat

Mukernas IV Permabudhi tahun ini mengangkat tema “Sinergi Harmoni Permabudhi Peduli Bumi”, sebagai bentuk komitmen umat Buddha terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus penguatan kerukunan antarumat beragama di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh ratusan delegasi dari 36 provinsi, termasuk tokoh agama, pejabat pemerintah daerah, dan pengurus Permabudhi dari seluruh Indonesia.

Hadir pula Ketua Umum Permabudhi Prof. Philip K. Widjaja, Ketua Permabudhi Sulsel Yonggris, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

Dalam sambutannya, Prof. Philip menegaskan bahwa Mukernas bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga momen konsolidasi nasional serta wujud kontribusi umat Buddha untuk bangsa dan negara.

“Mukernas ini bukan hanya untuk memperkuat organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan refleksi, bagaimana umat Buddha dapat berkontribusi lebih luas kepada masyarakat dan pembangunan Indonesia,” ujar Philip.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama, KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, mengapresiasi Sulsel sebagai tuan rumah dan menekankan pentingnya semangat kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa.

“Hari ini kita melihat demokrasi dalam wujud nyata. Itulah Indonesia. Pancasila menjadi dasar kita bersama. Presiden Prabowo Subianto konsisten merangkul semua golongan. Kita punya kewajiban yang sama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, bermartabat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Mukernas ini juga menjadi forum strategis pembahasan program kerja Permabudhi di bidang sosial, pendidikan agama, pelestarian budaya, hingga edukasi lingkungan. Rencana kerja untuk periode 2025–2026 turut dipaparkan, termasuk inisiatif kolaboratif antarumat beragama.

Baca Juga  Pengembangan Kasus Korupsi Nurdin Abdullah, KPK Tetapkan Lima Tersangka

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik pelaksanaan Mukernas ini sebagai bentuk nyata kolaborasi dan keharmonisan dalam kehidupan beragama di Indonesia.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Sambut Menhan RI di Lanud Sultan Hasanuddin
Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...