Pemprov Sulsel

Hadir di Ramadhan Leadership Camp Sulsel ASS Tekankan Integritas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 28 Februari 2026 20:50

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Memberikan Materi dalam Leadership Camp Sulsel ASS Tekankan Integritas
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Memberikan Materi dalam Leadership Camp Sulsel ASS Tekankan Integritas

Makassar, Trotoar.id — Kepemimpinan bukan tentang jabatan, melainkan keberanian memikul tekanan dan kesanggupan menjaga integritas.

Pesan itu disampaikan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, saat menjadi narasumber dalam Ramadhan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang, Kamis (26/2/2026).

Dalam kegiatan bertema “Profesional dalam Berkinerja, Berkarakter dan Amanah dalam Kepemimpinan” yang dihadiri jajaran Forkopimda dan hampir 1.000 peserta, Amran tampil reflektif mengenang perjalanan hidupnya dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) hingga dipercaya memimpin Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

“Pemimpin itu indah dalam mimpi tetapi tidak indah dalam kenyataan. Tetapi kalau menjadi pemimpin yang baik, adil dan jujur, insya Allah surga akan menunggu,” ujarnya.

Amran mengisahkan sekitar 40 tahun lalu dirinya memulai karier sebagai PPL, pernah menjadi buruh kebersihan, hingga bertugas 8,5 tahun di wilayah perbatasan.

Baca Juga  Monitoring Zero Dose, Gubernur Sulsel Tegaskan Target 100 Persen di Seluruh Wilayah

Ia mengabdi selama 15 tahun sebelum akhirnya berwirausaha dan kemudian dipercaya menjadi menteri.

“Gaji saya Rp125 ribu rupiah,” kenangnya.
Pengalaman panjang itu, menurutnya, membentuk karakter disiplin dan tahan uji.

Ia menyebut tekanan sebagai bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan, diibaratkan seperti proses terbentuknya berlian.

“Ketika menjadi pemimpin gunakan kalbu, gunakan mata hati. Itu pasti berada di jalan yang benar,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain. Kepercayaan diri, kata dia, menjadi fondasi utama untuk meraih keberhasilan.

Amran mengutip pernyataan Albert Einstein tentang definisi kegilaan melakukan hal yang sama berulang kali dan mengharapkan hasil berbeda serta QS. Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa perubahan keadaan bergantung pada perubahan diri sendiri.

Baca Juga  Pasca Lebaran, Bupati dan Wabup Barru “Tancap Gas” Gerakkan ASN

Menurutnya, perubahan nasib pegawai, termasuk di lingkup pemerintahan daerah, sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir dan integritas.

“Pegawai harus mengubah mindset-nya dan harus menjadi teladan yang baik,” tegasnya.

Ia juga menceritakan momen paling menegangkan saat target swasembada pangan dipercepat dari empat tahun menjadi satu tahun.

Tekanan meningkat ketika dalam sidang kabinet disampaikan bahwa Indonesia harus menghentikan impor beras pada 2025.

“Yang dari empat tahun menjadi satu tahun swasembada. Itulah tekanan empat kali lipat,” ungkapnya.

Baca Juga  Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja

Tekanan tersebut dijawab dengan kolaborasi lintas sektor bersama TNI-Polri dan Kejaksaan. Target swasembada, kata dia, tercapai pada 31 Desember 2025.

Data yang dipaparkan menunjukkan stok beras per Juni 2025 mencapai 4,2 juta ton. Per 25 Februari 2026 tercatat 3,58 juta ton dan diproyeksikan mencapai 5 juta ton pada Mei mendatang.

“Stok hari ini 3,5 juta ton. Tidak pernah terjadi selama merdeka pada bulan Januari beras setinggi ini,” ujarnya.
Ia bahkan menyampaikan rencana ekspor beras perdana ke Arab dalam jumlah besar.

Di akhir pemaparannya, Amran menegaskan bahwa pertanian merupakan sektor strategis masa depan. Swasembada bukan sekadar capaian angka, melainkan simbol kedaulatan dan martabat bangsa.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...