Pemda Lutra

Tindaklanjuti Rekomendasi Ombudsman, Diskominfo Lutra Gelar Pelatihan Website bagi UPT Puskesmas

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 31 Maret 2022 16:27

Tindaklanjuti Rekomendasi Ombudsman, Diskominfo Lutra Gelar Pelatihan Website bagi UPT Puskesmas

Trotoar.id, Luwu Utara — Ombudsman RI akhir Januari 2022 lalu resmi mengeluarkan hasil penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik untuk tahun 2021.

Di mana Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Selatan yang berhasil mempertahankan zona hijau Penilaian Tinggi Kepatuhan Standar Pelayanan Publik, dengan nilai 85,89.

Kendati demikian, nilai kepatuhan yang didapatkan Pemda Luwu Utara menurun bila dibandingkan dengan tahun 2020.

Penurunan disebabkan adanya penambahan lokus penilaian, yaitu Dinas Pendidikan dan Puskesmas, yang menyebabkan beberapa instrumen penilaian belum bisa dipenuhi.

Seperti diketahui, ada empat lokus penilaian kepatuhan standar pelayanan publik oleh Ombudsman, yaitu Dinas PMPTSP, Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan dengan 3 sampel puskesmas, masing-masing Puskesmas Baebunta, Bonebone dan Sukamaju.

Baca Juga  Wabup Luwu Utara Pimpin Apel Kesadaran Nasional

Salah satu bentuk perbaikan yang direkomendasikan Ombudsman untuk Luwu Utara adalah agar perangkat daerah teknis (Diskominfo) segera menyiapkan website resmi bagi tiga sampel puskesmas tersebut (Baebunta, Bonebone dan Sukamaju).

Dua bulan pasca-turunnya rekomendasi Ombudsman, Diskominfo Lutra langsung merespon cepat dengan menggelar Pelatihan Website bagi UPT Puskesmas.

Tak hanya tiga, tetapi semua puskesmas di Luwu Utara diikutkan dalam pelatihan tersebut, dengan harapan agar semua puskesmas memiliki website resmi yang terintegrasi dengan website Pemda.

“Hasil penilaian Ombudsman kemarin, tiga puskesmas yang jadi sampel masuk zona kuning, sehingga ini yang memengaruhi penurunan nilai kepatuhan standar pelayanan publik oleh Ombudsman,” ungkap Kadis Kominfo SP, Arief R. Palallo, di sela-sela kegiatan Pelatihan Website bagi UPT Puskesmas, Rabu (30/3/2022), di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara.

Baca Juga  Pengadilan Agama Masamba Optimistis Raih Predikat WBK dari Kementerian PAN-RB

Arief mengatakan, standar layanan elektronik di puskesmas dianggap masih kurang. Padahal, kata dia, standar layanan elektronik memiliki bobot nilai yang lebih besar dari layayan non elektronik.

“Puskesmas kita dinilai masih kurang dalam layanan elektronik. Bobot untuk layanan elektronik itu lebih besar dibanding tahun sebelumnya,” beber Arief.

Nah, untuk menaikkan standar layanan elektronik di puskesmas, pihaknya melatih semua admin website di UPT Puskesmas.

Semua puskesmas dibuatkan subdomain website, dengan harapan para admin nantinya dapat menginput semua informasi puskesmas seperti, data, berita, agenda dan foto kegiatan masing-masing puskesmas.

“Yang kami lakukan hari ini lebih spesifik menindaklanjuti hasil temuan Ombudsman tentang standar layanan elektronik di semua puskesmas,” jelas Arief. “Kalau kemarin itu yang kita latih adalah admin PPID desa terkait keterbukaan informasi publik.

Baca Juga  Pelayanan Kesehatan di Luwu Utara Tetap Berjalan Selama Cuti Lebaran

Hari ini giliran admin website UPT Puskesmas yang kita latih terkait kepatuhan layanan publik,” tandasnya.

Terpisah, Bupati Indah Putri Indriani turut menyikapi penurunan nilai standar kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman. Meski sebenarnya Luwu Utara menjadi satu-satunya daerah di Sulsel yang mampu mempertahankan zona hijau.

Menurut Indah, yang perlu dilakukan adalah mempercepat penerapan digitalisasi layanan.

“Kita apresiasi capaian perangkat daerah yang menerima predikat zona hijau dari Ombudsman, tetapi nilai kita terkoreksi karena ada penambahan indikator penilaian. Untuk itu, saya minta semua perangkat daerah harus semakin adaptif pada penerapan digitalisasi layanan,” kata Indah beberapa waktu lalu. (LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...