Demi Sinjai, Takbir Tinggalkan Zona Nyaman

Suriadi
Suriadi

Senin, 16 April 2018 14:12

Demi Sinjai, Takbir Tinggalkan Zona Nyaman

Sosok Pasangan Calon (Paslon) Takyuddin Bersama Mizar (TAKBIR) nomor urut 3 di Pilkada Sinjai menjadi menjadi bagian cerita panjang lika liku menuju kesuksesan. Keduanya dikenal sebagai seorang politisi dan birokrasi, namun tak banyak yang tahu sepenuhnya kegiatan dan pengabdian yang dilakukan sebelum deklarasi sebagai kandidat Calon Bupati (Cabup) dan Cawabup (Calon Wakil Bupati).

Sebagai Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang sekarang sudah mengundurkan diri untuk memantapkan maju pada Pilkada Sinjai berpasangan dengan Takyuddin, Mizar dikenal sebagai tokoh Pemuda yang produktif.

Ia pernah menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Tahun 2014-2016. Sebagai ‘Gubernur Pemuda’, Mizar menjadi ikon kemandirian pemuda kala itu. Mizar berhasil menggenjot pemuda untuk aktif terlibat dalam proses pembangunan.

Baca Juga  Kick Off HUT RI ke-81 di Tanete Riaja Resmi Dimulai, Wabup Barru Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Waspada Kebakaran

Anak kedua dari empat bersaudara ini menyampaikan didikan sang ayah Moh Roem yang membuatnya memiliki segudang pengalaman. “Kita anak-anaknya memang dituntut mandiri. Meskipun dibantu, beliau sekedar memberikan saran dan pertimbangan. Setelah itu, harus berfikir secara mandiri,” urainya, Minggu (15/04/2018)

Sebelum terangkat sebagai ASN, Ayah dari dua anak ini memulai karir pada umur 25 Tahun, Ia pernah menjadi tenaga sukarela pada Pemerintah Kota Makassar tanpa gaji selama empat bulan bersamaan dengan menjadi pengurus biasa di KNPI

Baca Juga  Sukseskan Pilkada Serentak, Prof. Zudan Buka Rakor Optimalisasi Data Kependudukan

“10 tahun saya berproses di pemerintahan, aktif di kepemudaan dan kemasyarakatan, dari tenaga sukarela sampai baru terangkat sebagai ASN tahun 2010,” kenangnya sambil tertawa.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan Takyuddin adalah pasangan yang komplit untuk membawa perubahan Sinjai, jika Takyuddin Politisi, dirinya adalah Birokrasi.

Takyuddin Masse diketahui sebagai mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidrap selama dua periode sebelum mewaqafkan diri untuk maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Sinjai.

“Pak Takyuddin 2 periode menjadi Legislator di Sidrap, Saya pun 10 Tahun meniti karir di pemerintahan, kami sudah miliki segudang pengalaman untuk membawa perubahan Sinjai,” terangnya saat ditemui di Kediamannya di Tekolampe Sinjai Utara.

Baca Juga  Raih Dukungan Masyarakat, FATMA Berpeluang Menangkan Pilkada Sidrap

Baik Takyuddin maupun Mizar, sesungguhnya memiliki peluang untuk meningkatkan karir mereka, baik di politik maupun birokrasi. Namun keduanya berani mengambil keputusan untuk keluar dari zona nyaman. Keduanya memilih untuk mengambil jalan terjal untuk mengabdi bagi kampung halamannya di Sinjai.
“Kami ingin bermanfaat untuk Sinjai. Mencapai itu, harus dilandasi niat tulus dan niat kuat. Untuk kebaikan Sinjai, Apapun kita lakukan,”pungkas Mizar. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...